25 April 2011

I I'VE BEEN AWAY TO LOONG

How can I say to you
I love somebody new
You were so good to me always
And when I see your eyes
I can't go on with lies
It breaks your heart
But I just can't hide, oh no

I, I've been away too long
Now I just can't go on
I've been away to loong
......



Lagu itu mengingatkanku saat malam inaugurasi pada awal perkuliahan dulu. Hmm, sudah berapa tahun yang lalu ya? Dua puluh dua tahun! Seorang penyanyi yang berdiri di panggung, Iksan namanya, kuingat satu angkatan di atasku, menyanyikannya dengan penuh perasaan. Gemerlap panggung, sorak sorai, hingar bingar penonton yang penuh sesak memadati gedung pertunjukan sugguh merupakan suasana yang tak terlupakan.

Setelah dua puluh dua tahun. Beberapa hari ini aku mendengar sayup-sayup lagu itu disetel suamiku di ruang depan, biasanya dia sambil mengerjakan sesuatu di ruangan itu. Nyolder, atau menyervis barang-barang elektronik, atau membongkar mesin atau spare part mobil. Dia membeli kaset bajakan itu di Poncol, katanya sepuluh ribu tiga. He he he. Barang yang tergolong rongsokan tapi lumayan juga buat dijadikan hiburan. Malah kaset tape-pun dia beli juga yang ada lagi I I"ve been away to loong itu Jadi ketika di mobil pun aku mendengarkan juga lagu itu.


Aku tahu kenangan itu takkan pernah kembali. Tapi setidaknya aku pernah memilikinya. Aku pernah menikmatinya. Kenangan itu akan tetap hidup dalam pikiranku, dalam hatiku dan bahkan menjadi inspirasi dalam tulisanku. Semoga aku bisa menjadikannya dalam bentuk novelku kelak. Amin ya Robbal alamin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar